23.1 C
Garut
Selasa, Maret 5, 2024

Bukan Hanya Bupati, Jingkrak Kadis LH Garut Ditengah Duka Bencana Banjir Bandang Tuai Cibiran Masyarakat

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Ditengah tengah keprihatinan dan duka masyarakat korban banjir bandang Sukawening Karangtengah, masyarakat kembali pertanyakan empati pejabat Pemkab Garut.

Setelah sebelumnya beredar video tiktok joged joged Bupati bersama Asda, wadir RSU dan sejumlah dokter dan tenaga kesehatan di tepi pantai Lombok, kini masyarakat kembali di hebohkan video joged-joged pejabat utama di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut.

Dari informasi internal DLH Garut yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pada hari Sabtu – Minggu (04-05/12) hampir seluruh pejabat di dinas LH di Jogyakarta. Keberangkatan mereka kesana dalam rangka acara family gathering dan menyambut perpisahan H. Uu Saepudin kepala dinas yang tak lama lagi pensiun.

Nampak dalam video 30 detik yang beredar tersebut kepala dinas sedang asik berjoged di depan bersama orang yang diidentifikasi sebagai kepala bidang kebersihan dan perempuan yang asik selfie video.

Tak ayal video tersebut menuai kecaman dari masyarakat di beberapa grup Whatsapp yang melihat video jingkrak-jingkrak pejabat Pemkab Garut ditengah kondisi keprihatinan dan duka yang masih menyelimuti korban banjir bandang.

Terlebih, Dinas Lingkungan Hidup saat ini tengah jadi sorotan dengan berbagai isu kerusakan lingkungan, mulai dari limbah, kerusakan alam dan minimnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dari retribusi sampah.

Khusus menyoroti Kepala DLH Kabupaten Garut yang digadang-gadang mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang, netizen pun menyesalkannya.

Berbagai penilaian negatif pun bermunculan pada komen video tersebut, mulai dari etika hingga pelanggaran protokol kesehatan yang nampak tidak ditaati. Pasalnya, banyak peserta joged-joger tidak memakai masker, termasuk Kadis LH.

“Saruana ieumah jeung bupati,” (sama saja dengan bupati -tiktok.red),” celetuk salah satu komentar netizen.

Komentar netizen lainnya cukup pedas menyoroti Kabid Kebersihan, “euh si eta Kabid Kebersihan ari joged panghareup na, ari PAD retribusi runtah diantep,” (eh si itu kabid kebersihan, giliran joged paling depan, giliran PAD retribusi sampah diabaikan),” celutuknya.

Yang tak kalah pedas komentar ke Kadis LH yang disebut-sebut bakal ikut kontestasi Pilkada Garut 2024, “jiga kieu geningan nu bade ngiringan Pilkada Bupati Garut teh, acan jadi bupati tos teu empati ka masyarakat korban banjir bandang, komo mun tos jadi bupati, (seperti ini rupanya yang mau ikut Pilkada Bupati Garut, belum jadi bupati ga ada empati ke masyarakat korban banjir bandang, apalagi kalau nanti sudah jadi bupati),” ketus komentar netizen. (Ridwan).

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini