19.2 C
Garut
Rabu, Juli 24, 2024

PLN Cabang Garut Kampanyekan Bahaya Main Layang-Layang Dekat Jaringan Listrik

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO,GARUT – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Cabang Garut mengingatkan masyarakat akan bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Sebab, hal itu berisiko tinggi jika sampai tersangkut di jaringan kabel listrik.

“Hal ini dapat mengakibatkan terhentinya pasokan listrik ke masyarakat. Kejadian ini kerap terjadi belakangan ini. Seperti yang baru saja terjadi di wilayah jalan Guntur Kampung Bentar. Wilayah tersebut mengalami padam listrik, dikarenakan layang-layang nyangkut di jaringan listrik” kata Dhani Effendy Manajer Jaringan PLN Cabang Garut, Jum’at (17/7/2020).

Dimasa pandemi, banyak masyarakat yang meluangkan waktunya untuk bermain layang-layang, terlebih anak usia sekolah. Dhani berharap bermain layangan hendaknya dilakukan di lapangan terbuka, jauh dari jaringan listrik. Karena, disamping dapat mengganggu pasokan listrik juga berpotensi besar membahayakan, bukan saja bagi dirinya tapi bagi orang lain.

“Benang layang-layang basah, apalagi pakai kawat, itu dapat menjadi penghantar listrik,” ungkapnya.

Keterangan : Petugas PLN sedang membersihkan layang-layang yang nyangkut di jaringan listrik.

Peraturan Daerah Kabupaten Garut nomer 12 tahun 2015 tentang K3 (Ketertiban,Kebersihan dan Keindahan) pasal 13, poin (h) dan (i) dalam upaya menciptakan dan menjaga ketertiban sosial, setiap orang dilarang bermain layang-layang menggunakan tali dari bahan logam, metal, kawat dan sejenisnya. Setiap orang dilarang bermain layang-layang disekitar saluran udara tegangan menengah (SUTM).

“Karena, hal itu beresiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan jiwa, bukan saja buat dirinya tapi juga dapat membahayakan orang lain, serta dapat mengganggu penyaluran listrik kepada masyarakat,” tandasnya.

Pihak PLN saat ini, terang Dhani, sedang mensosialisasikan Perda nomer 12 tahun 2015 tentang K3, khususnya terkait dengan PLN pada warga masyarakat akan risiko bahaya layang-layang baik langsung maupun lewat media sosial.

“Kami harapkan kerja sama dari semua pihak untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik, khususnya di jalur transmisi. Yakni, dengan tidak bermain layang-layang di dekat tiang listrik PLN, itu semua demi kebaikan bersama,sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman,” ucapnya.

Bermain layang-layang merupakan suatu hiburan bagi masyarakat, bahkan menjadi bagian dari tradisi atau budaya di hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun, sebaiknya dilaksanakan di area yang jauh dari jaringan instalasi listrik,” pungkas Dhani Effendy Manager Jaringan PLN Cabang Garut. (Tadz).

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini