21.4 C
Garut
Sabtu, Juni 15, 2024

Deden Sopian Reses, Kades Minta Solusi Persoalan Dana Desa

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT- Reses anggota DPRD Kabupaten Garut untuk masa sidang I tahun 2020 dimulai pada hari Senin 20 Desember 2020. Seluruh anggota DPRD Kabupaten Garut turun langsung ketengah-tengah masyarakat dan konstituen politiknya, guna menyampaika kinerja di DPRD dan menyerap aspirasi, isu, serta informasi kekinian yang ada dikalangan masyarakat.

Tak terkecuali dengan Deden Sopian S.HI, legislator dari partai Golkar yang juga merupakan ketua Fraksi Partai Golkar Garut.

Dikatakan Ketua Fraksi Golkar Garut, reses saat ini sangat strategis, karena akan berlanjut kepada pembahasan musrenbang kecamatan dan juga menjadi bahan usulan untuk pembahasan RKPD di tingkat kabupaten, melalui pokok pokok pikiran DPRD yang akan dilaksanakan awal April.

Semoga semua unsur terkait, mengerti dan memperhatikan keinginan masyarakat untuk menuju garut sejahtera lahir dan bathin, kata Deden.

Lanjut dikatakan Deden Sopian, dirinya telah melaksanakan reses pada hari Senin 20 Desember 2020, di Desa Jangkurang Kecamatan Leles menemui kader PKK dan kelompok UMKM. Dihari Selasa nya, reses di Desa Citeras Kecamatan Malangbong dengan para kelompok tani. Pada hari rabu kegiatan reses politisi senior partai golkar ini dilaksanakan di Desa Cibunar Kecamatan Cibatu bersama para kelompok tani dan kader PKK serta KWT.

Dari kegiatan reses diberbagai tempat tersebut, ada beberapa persoalan yang mengemuka diantaranya, seperti yang dikemukakan Kepala Desa (Kades) Citeras, terkait kebijakan pemerintah tentang Dana Desa (DD) yang melarang untuk di gunakan pembangunan jalan lingkungan dan rutilahu.

Hal ini tentunya membuat terbengkalainya penataan lingkungan penduduk, ujar Kades Citeras kepada Deden Sopian.

Dari ekses kebijakan pengelolaan Dana Desa (DD), dirinya sebagai legislator akan mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam mensiasati regulasi dari penggunaan Dana Desa agar tidak berpengaruh pada pembangunan maupun rehabilitasi jalan lingkungan yang ada di desa-desa, ujar Deden Sopian.

Sementara itu, kegiatan reses di Desa Jangkurang, Deden Sopian diminta memperhatikan modal usaha bagi ibu-ibu di Jangkurang yang sudah terampil menjahit kantong, agar dapat lebih mengembangkan sektor usahanya.

Kang Deden juga diminta untuk mengusulkan sumur artesis di wilayah Cibatu dan Citeras. Selain itu, Deden mendapati keluhan para kelompok tani yang masih kekurangan dan sangat membutuhkan alsintan dan bantuan ternak untuk memanfaatkan rumput yang cukup melimpah. Saluran air di pesawahan pun tak luput dikeluhkan para petani kepada ketua fraksi partai golkar.

Disektor layanan langsung kepada masyarakat, Deden menerima keluhan tentang mahalnya gas LPG tabung tiga Kg (gas melon) dan masih buruknya pelayanan Rumah Sakit (RS) dalam menangani pasien BPJS.

Dari berbagai aspirasi masyarakat pada saat reses tersebut, Deden berjanji untuk memperjuangkannya sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang sesuai dengan kewenangannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut.

“Tentu hasil reses ini akan Saya bawa pada musrenbang kecamatan dan dijadikan bahan usulan legislator pada usulan RKPD sebagai bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Garut.”

“Semoga semua unsur terkait mengerti dan memperhatikan keinginan masyarakat untuk menuju garut sejahtera lahir dan bathin,” tukas Deden sopian.(Ra)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini