22 C
Garut
Minggu, Juli 21, 2024

Peringati Hari Buruh Tahun 2021 Dengan Turun ke Jalan, Ini Tuntutan KASBI SB CSI Garut

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Memperingati hari buruh sedunia (May Day) yang jatuh pada setiap tangga 1 Mei, ratusan buruh yang tergabung dalam KASBI SB CSI Chang Shin Reksajaya Garut menggelar aksi turun ke jalan, Sabtu (01/05/2021).

Sebelum berangkat aksi, para buruh tersebut melakukan tes suhu dan membuat sebuah himbawan agar peserta aksi menjalankan prokes sesuai regulasi pemerintah.

Buruh yang tergabung dalam KASBI SB CSI Garut berkumpul di pabrik milik PT Chang Shin puku 13.00 Wib, dan berakhir di depan kantor bupati dan selesai pada sore menjelang buka puasa.

Dalam orasinya, buruh menyuarakan berbagai hal, diantaranya tetap menolak undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta seluruh turunan peraturan pemerintah dibawah UU tersebut.

Disampaikan Gugun ketua KASBI SB CSI Garut, isu yang disuarakan buruh yang tergabung dalam KASBI SB CSI Garut adalah; yang pertama, mereka meminta agar pemerintah mencabut Omnibus Law (UU 11 tahun 2020) beserta peraturan pemerintah beserta turunannya.

Keterangan : Gugun, ketua KASBI SB CSI Garut.

Point kedua, KASBI SB CSI Garut meminta vaksin Covid-19 diberikan secara gratis kepada rakyat. Pihaknya juga meminta agar aparat dapat mengusut tuntas kasus dugaan korupsi bansos.

Tuntutan selanjutnya, ujar Gugun, pihaknya menuntut transfaransi pemerintah Kabupaten Garut mengenai kuota Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK).

Selain itu, ia juga menuntut agar segera di adakannya vrifikasi keanggotaan yang masuk didalam DPK. Agar kemudian hal tersebut bisa segera di fasilitasi oleh intansi terkait. Kemudian, Ia juga menuntut Disnaker dan pengawasan menindak tegas perusahaan nakal.

Buruh juga etap menolak sistem kerja outsorching, lanjut Gugun, KASBI SB CSI Garut pada peringatan hari buruh tahun 2021 ini juga menuntuk stop pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak

Pada isu lain, Gugun meminta agar tidak ada lagi union bustting bagi buruh, terutama yang masuk dalam organisasi buruh. Ia juga menuntut tidak ada kriminalisasi aktivis buruh, dan meminta pemerintah membebaskan semua aktivis yang ditangkap.

KASBI SB CSI Garut juga menuntut Pemkab Garut untuk menaikan upah (UMK) kabupaten sesuai kebutuhan hidup layak, serta menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral Kota dan Kabupaten (UMSK), terang ketua KASBI SB CSI Garut.

Keterangan : Peserta aksi saat di depan kantor Bupati Garut.

Pada tuntutan terakhir, ungkap Gugun, ia meminta agar pemerintah menaikan status pekerja PLKB menjadi PNS.

Di hari buruh tahun ini, Gugun mengutarakan harapannya, bahwa momen hari buruh ini akan membuat perubahan, yang bisa merubah segala bentuk penindasan kepada klas pekerja dan masyarakat miskin kota.

Massa aksi KASBI SB CSI Garut mengakhiri kegiatannya pada pukul 17.30 Wib dengan membagikan takjil grati kepada anggota dan pengguna jalan. (Ridwan)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini