26.4 C
Garut
Selasa, Mei 28, 2024

Ketua Pemuda Pancasila Garut : Kita Lengah, Tak Menutup Kemungkinan PKI Muncul Kembali

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Setiap tanggal 30 September di Indonesia setiap tahunnya diperingati sebagai peristiwa G30S/PKI.

G30S/PKI atau Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia telah menjadi salah satu catatan sejarah yang begitu melekat di benak masyarakat Indonesia.

Terlebih jika mengingat peristiwa pemberontakan yang dilakukan PKI dengan menculik dan membunuh para perwira TNI Angkatan Darat pada masa itu. Gerakan 30 September yang terjadi tahun 1965 menewaskan 7 perwira militer TNI-AD

Menurut H. Delit Suparman Ketua MPC Pemuda Pancasila Garut, gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30SPKI) ialah suatu peristiwa pengkhianatan terhadap bangsa sendiri yang bertujuan untuk mendapatkan kekuasaan yang absolut di Republik Indonesia dan bahkan jauh dari pada peristiwa G30SPKI.

“PKI selalu membuat pemberontakan untuk tercapainya suatu tujuan seperti Pemberontakan madiun 1948 yang dimana saat itu PKI di pimpin Musso,” katanya, Kamis (30/09/2021).

Lanjut H. Delit, pemberontakan PKI berlanjut lagi pada tahun 1965 dikenal dengan G30S/PKI yang dipimpin oleh DN Aidit yang merupakan ketua Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Peristiwa G30S PKI sama bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah, yaitu Presiden Soekarno dan Peristiwa G30S PKI telah memakan banyak korban jiwa yang merupakan perwira tinggi TNI AD,” ujarnya.

Dikatakan H. Delit, meski telah lama berlalu tragedi tersebut selalu diingat oleh kita anak bangsa. Agar hal itu tidak terulang lagi.

H.Delit mengajak pada semua unsur untuk sama-sama bahu membahu menangkal pemahaman komunisme.

“Kita lengah, tidak menutup kemungkinan PKI muncul kembali. Oleh karena itu mari kita sama-sama bersatu padu guna menangkal paham komunisme,” tandasnya.

Semoga para¬† jendral-jendral yang gugur mempertahankan kedaulatan NKRI dan ideologi pancasila menjadi suhada-suhada, Aamiin,” pungkasnya sambil memekikan merdeka dan pancasila. (Tadz)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini