17.5 C
Garut
Sabtu, Juli 13, 2024

Resmikan Kantor AIC, Wabup Garut : Bukan Saja Sebagai Sarana Tempat Jual Barang, Tapi Juga Sebagai Sarana Pelatihan UMKM

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO, GARUT – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman meresmikan kantor Asosiasi Indonesia – Cameroon (AIC) yang bertempat di Ruko Sariwates, Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (10/04/2021).

Kehadiran AIC ini bertujuan untuk memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah, Indonesia khususnya Kabupaten Garut sudah beberapa item yang bisa kita pasarkan ke sana, salah satunya mungkin ada UKM kami,” kata Wakil Bupati

“Semoga dengan hadirnya para petinggi pemerintahan bisa lebih support lagi UKM Indonesia, khususnya Kabupaten Garut bisa expand ke luar negeri,” ucap dr. Helmi dalam sambutannya.

Bahkan, dr. Helmi mengungkapkan bahwa produk dari Garut ditunggu oleh beberapa negara di Afrika Tengah, khususnya Cameroon.

“Untuk saat ini kita ke Cameroon Afrika ini sangat luar biasa untuk produk Indonesia. Insya Allah di beberapa negara di bagian Cameroon (atau) Afrika Tengah sudah menunggu produk dari Kabupaten Garut,” ujarnya.

Wabup Garut menuturkan bahwa AIC ini telah dirintis dari tahun 2014 silam, dan AIC ini hadir berkat kerja keras dari para pengurus asosiasi.

“Saya terus terang merasa bangga terhadap Asosiasi Indonesia – Cameroon ini yang sudah lama dirintis, saya tahu mungkin merintis ini dari sebelum tahun 2014,” ungkap wabup garut.

“Salah satu perintis asosiasi ini, saya tahu dia sosok yang sangat gigih pulang-pergi Garut – Jakarta expert di beberapa kegiatan. Alhamdulillah sekarang terwujud asosiasi ini tidak terlepas dari kerja keras dan kegigihan para pengurus,” terang wakil bupati.

Ia berharap adanya asosiasi ini bisa menjadi wadah para pelaku usaha untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri, dan para pelaku usaha di Kabupaten Garut bisa lebih profesional.

“Saya berharap dengan asosiasi ini menjadi sebuah rumah besar bagi koperasi, bagi pelaku usaha untuk merintis ekspor, ini juga bukan hanya tempat (jual beli) barang,” bebernya.

Dikatakan Helmi, harus ada ilmu tersendiri yang dibutuhkan dari pelaku-pelaku usaha kita untuk lebih profesional lebih bisa continue, sehingga bisa membuka peluang pasar di luar negeri

“Bagaimana masyarakat Garut dilatih untuk bisa bersaing dengan produk-produk yang telah berhasil ekspor ke luar negeri,” tutupnya. (Tadz)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini