17.5 C
Garut
Sabtu, Juli 13, 2024

PTG Diskominfo Garut di Persoalkan, Kominfo dan HGN Berikan Klarifikasi

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Garut, menilai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut telah menyinggung profesi jurnalis termasuk lembaga profesi wartawan yang ada di Kota Intan.

Hal ini buntut adanya kegiatan Pelatihan Tepat Guna (PTG) yang diselenggarakan di salah satu hotel mewah di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 16-18 Maret 2021.

Ketersinggungan jurnalis dari beberapa lembaga profesi wartwan, Diskominfo yang sebagai penyelenggara tidak mengundang atau melibatkan jurnalis yang ada di Kabupaten Garut. Terlihat para peserta didominasi oleh salah satu media lokal yang perusahaannya belum terdaftar dan terverifikasi di Dewan Pers (DP).

“Kami sebagai lembaga profesi wartawan, jelas tersinggung oleh sikap Diskominfo Garut, yang seoalah-olah tidak menganggap keberadaan kami di Kabupaten Garut, ujar Ketua PD IWO Garut, Robi Taufiq Akbar, Senin (22/3/2021).

“Kalau memang Diskominfo yang menyelenggarakan kenapa tidak mengundang para jurnalis yang tergabung di lembaga profesi?,” imbuhnya.

Dikatakan Robi, rekan-rekan wartawan sempat mengkonfirmasi pada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Muksin. Namun, jawabannya saat itu tidak mengetahui kalau kegiatan tersebut tidak melibatkan seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Garut.

Keterangan : Roby Taufik Akbar, Ketua Ikatan Wartawan Online PD Kabupaten Garut.

“Heran, kenapa Kominfo Garut terkesan ada ketakutan untuk memberikan penjelasan. Padahal, kegiatan tersebut akan berdampak buruk terhadap Kominfo itu sendiri,” ucapnya.

Robi mendesak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika meberikan penjelasan yang rasional, hal ini agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara para wartawan yang ada di Kabupaten Garut.

“Jelas harus meminta maaf, karena bukan satu orang saja atau satu lembaga profesi wartawan saja, melainkan hampir seluruh lembaga profesi telah tersinggung,” ucapnya.

Robi mengaku, bukan masalah anggarannya yang dipersoalkannya, melainkan etika sebagai SKPD kemana arahnya. ” Kalau memang mau membuka front dengan kami, jelas siap kami layani. Namun bukan itu, Diskominfo seharusnya merangkul semua pihak agar bersinergi,”

Yang lebih membuat ketersinggungan, adanya lontaran Kepala Bidang, Yeni Yunita, yang tidak memberikan penjelasan. Bahkan, menyarankan untuk menanyakan langsung pada penanggung jawab media berinisial T, dan I yang menjabat sebagai pemred salah satu media lokal.

” Lho, kenapa kami harus mengkonfirmasi pada dia, kan seharusnya sebagai pejabat di Diskominfo Garut harus memberikan penjelasan yang baik, bukan demikian,” ujarnya.

Keterangan : H. Mukhsin, Kadiskomfo Kabupaten Garut.

Dengan sikap Kabid Yeni Yunita dan Kadiskominfo tersebut, Robi meminta Bupati Garut, untuk segera merotasi mereka dari jabatannya. Hal ini agar tidak memancing untuk melakukan aksi-aksi yang tidak diharapkan.

Klarifikasi Diskominfo

Sementara itu, dihubungi melalui sambungan selular, H. Muksin S. Sos M. Si, selaku kepala dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) menerangkan, pihaknya sebenarnya ingin semua pekerja jurnalis diakomodir pada saat kegiatan tersebut.

Namun, sambung H. Mukhsin, karena ada satu hal (kendala teknis) dan saat sekarang sedang dalam masa pandemi Covid-19 ini ada keterbatasan-keterbatasan.

“Kita sebenarnya mau mengakomodir seluruh rekan dari media dan jurnalis/wartawan, namun ada kendala teknis dan sehubungan saat ini juga kan dalam masa pandemi Covid-19 yang banyak keterbatasan,” ungkap Kadis Kominfo Kabupaten Garut.

“Kedepan kita akan mengakomodir rekan-rekan media dan jurnalis/wartawan,” imbuhnya.

Klarifikasi HGN

Lain lagi dengan pria berinisial I dari HGN yang disebutkan ketua IWO, bahwa medianya telah terdaftar di dewan pers, tak seperti yang disebutkan ketua IWO.

“Media kita (HGN) telah terdaftar kang,” singkatnya. (Ridwan)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini