22 C
Garut
Minggu, Juli 21, 2024

Jelang Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Guntur Gelar Loka Karya Mini

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO, GARUT – Menjelang pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 di bulan Maret, UPT Pukesemas Guntur gelar loka karya mini (Lokmin) lintas sektor dalam rangka sosialisasi persiapan vaksinasi Covid-19, BPB bertempat di aula Mandala Copong Garut Kota, Senin (22/02/2021).

Dikatakan H. Kurniadin kepala UPT Puskesmas Guntur, hal itu untuk mempermudah dan memperlancar pelaksanaan program vaksinisasi nantinya.

“Sosialisasi merupakan hal yang mesti dilakukan setiap akan melaksanakan suatu program, termasuk program vaksinisasi,” katanya.

Untuk itu, sambung H. Kurniadin, sosialisasi ini bertujuan guna menyampaikan informasi-informasi terkait persiapan pelaksanaan vaksinasi di tiga Kelurahan wilayah kerja Puskesmas Guntur, sesuai dengan data dan fakta, agar tidak terjadi salah persepsi dimasyarakat.

“Dengan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan menjadi lebih siap dan mantap dengan vaksinasi ini, dan tetap tenang menanti waktu vaksinasi,” ujarnya.

Sebagai pemahaman bagi masyarakat, vaksin bukanlah obat, vaksin merupakan upaya pencegahan Covid-19.

Jadi tetap harus berpedoman utama protokol kesehatan, tetap dengan konsep 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) demi keselamatan bersama, tegas H. Kurniadin.

Vaksinasi adalah salah satu upaya untuk menurunkan penderita, mencegah keparahan penderita, sekaligus mencegah kematian akibat Covid-19.

Keterangan : Peserta Lokmin UPT Puskesmas Guntur Garut.

Jadi, bukan merupakan obat Covid-19, sebagaimana informasi yang beredar dimasyarakat. Setelah pemberian vaksin ini tidak menjamin seseorang tidak tertular Covid-19, bebernya.

“Perlu diingat, vaksin tidak bisa 100 persen melindungi seseorang, namun ini merupakan upaya yang harus dilakukan, selebihnya tetap melakukan protokol kesehatan,” terangnya.

“Diharapkan, nantinya akan mencapai kekebalan kelompok atau disebut herd imunity. Dimana kekebalan kelompok adalah suatu bentuk perlindungan tak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagaian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi. Baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi,” jelas H. Kurniadin

Hal yang sama disampaikan Camat Garut Kota Teten Sundara, bahwa vaksin Sinovac ini aman tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan, serta dijamin kehalalannya sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 tahun 2021.

Memang ada syarat dan ketentuan siapa saja yang boleh divaksin dan tidak boleh divaksin, namun hal tersebut sudah sesuai penelitian dan kajian medis.

Oleh karena itu, sambung Teten, para Lurah dan kader mesti bisa mensosialisaikan kembali pada masyarakat, agar mereka mengerti dan faham tentang vaksin Sinovac.

“Kasih pemahaman pada masyarakat akan pentingnya vaksinisasi, hal itu guna menghindari kesalah pahaman di masyarakat. Pelaksanakan vaksinasi di wilayah kerja UPT Puskesmas Guntur kami harapkan berjalan lancar dan sukses,” pesan Camat Garut Kota.

Acara tersebut selain dihadiri oleh Teten Sundara Camat Garut Kota, juga dihadiri unsur Forkopincam, para lurah dan para kader wilayah kerja UPT Puskesmas Guntur. (Tadz)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini