22 C
Garut
Minggu, Juli 21, 2024

TWA Puncak Sagara, Rinjani nya Jawa Barat Yang Ada di Garut

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Hamparan awan begitu luas bagaikan lautan begitu indah dipandang mata,  palagi di pagi hari dengan diterangi cahaya sunrise menambah keindahan dan ke elokan alam di Puncak Sagara. Saking indahnya, Puncak Sagara orang menyebut Rinjani nya Jawa Barat.

Taman Wisata Alam Puncak Sagara yang berada di sebelah timur Garut Kota, tepatnya di daerah Desa Tenjonagara Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut, mempunyai ketinggian 2.132 meter diatas permukaan laut.

TWA Puncak Sagara mulai dibuka untuk umum pada bulan Agustus Tahun 2019, yang mana pengelolaannya oleh masyarakat setempat. Harga tiket masuk Rp.10.000,- (Sepuluh ribu), menurut Opik Kepala Pengelola TWA Puncak Sagara, untuk menempuh ke Puncak Sagara dari gerbang tiket sekitar 4 jam dengan melalui 4 pos penjagaan.

“Bagi yang menggunakan kendaraan roda empat parkir di sekitar gerbang pembayaran tiket, dan untuk melanjutkan ke pos 1 berikutnya ada ojeg yang akan mengantarkan, tentunya ada biaya tambahan,” katanya pada awak media, Senin (24/8/2020).

Keterangan : Pengunjung TWA puncak Sara, saat menikmati pemandangan.

Seandainya bagi para pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua, bisa terus naik menggunakan kendaraan dan parkir kendaraan nantinya di pos 2,” imbuhnya.

Meskipun baru bisa dikatakan seumur jagung, TWA Puncak Sagara terus dipenuhi pengunjung yang berdatangan, baik lokal maupun luar Garut, dikatakan Opik, pengunjung perhari mencapai 150, bahkan lebih apalagi kalau diakhir pekan.

“Alhamdulillah tiap hari pengunjung selalu ada, kalau dirata-ratakan 150 orang perhari apalagi di weekend, pengunjung lebih dari itu. Kebanyakan pengunjung untuk saat ini yang hiking dan camping ” ujarnya.

Keberadaan TWA Puncak Sagara sudah mulai dilirik dan dikenal orang. Oleh karena itu, pihak pengelola untuk menambah daya tarik pengunjung terus berbenah dengan membangun sarana faktor penunjang.

Keterangan : Pengunjung rombongan di TWA Puncak Sagara Garut.

“Insya Alloh kami kedepannya, disepanjang jalan menuju puncak akan tanam berbagai tanaman bunga dan sebagai sarana istirahat ditiap pos. Kami akan bangun sejenis gajebo sambil menikmati kuliner asli kampung Sagara, berikut kopi Sagara dan tempat ber selfie, dan akan kita bangun Camping Ground yang luas bagi wisatawan,” beber Topik.

Untuk membangun sarana faktor penunjang yang memakan biaya banyak, seperti sarana jalan akses menuju lokasi. Tentu untuk hal ini, kata Opik, memerlukan bantuan dari pihak pemerintah baik Pemkab Garut, Pemprov maupun Pusat.

“Kami harap bantuannya dari pemerintah, untuk di buatkan akses jalan yang bagus untuk mempermudah para pengunjung menuju lokasi, sebab itu merupakan sarana yang vital sekali,” pungkas Opik. (Tadz)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini