21.9 C
Garut
Rabu, Oktober 23, 2024

Disebut Laki-laki Tak Berguna, Seorang Pria Bunuh Kekasihnya

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , BANDUNG – Kematian seorang perempuan berinisial AC (33 tahun) warga Jalan Sayati Hilir , yang mayatnya ditemukan sudah membusuk di kamar kontrakan Jalan Kopo Sayati Gang Madkasih RT 04/03 Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, berhasil diungkap Kepolisian.

Terungkapnya kematian janda dua anak ini, setelah Polisi berhasil membekuk pelaku berinisial MY alias IB, pria kelahiran Sumedang 31 Agustus 1986, penduduk Kp Tegal Kalapa RT 004/004 Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Penangkapan tersebut berhasil dilakukan pada Rabu tanggal 3 Juni 2020, sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan H. Gofur Kp Randakurung RT 03/10 Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Tersangka berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di sebuah proyek bangunan tempat tersangka bekerja setelah dua bulan nganggur. Penangkapan tersebut disertai dengan barang bukti hasil kejahatannya yang diamankan pihak Kepolisian.

Keberhasilan penangkapan tersangka ini, kata Kapolsek Margahayu, Kompol Agus Wahidin, SH, Unit Reskrim Poldek Margahayu diback up penuh oleh Sat Reskrin Polresta Bandung dan Dit Reskrimum Polda Jabar.

Lanjutnya, tersangka menghabisi korban dengan cara dicekik saat berada di kamar kontrakan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu dalam keadaan tiduran secara spontan tersangka bangun kemudian duduk di atas perut korban dan mencekiknya.

Korban melawan dengan berusaha melepaskan cekikan dengan kedua tangannya, namun pelaku meraih tangan korban dan menghimpitnya dengan lutut sehingga korban tidak berontak.

Supaya tidak berteriak, pelaku membekap korban dengan bantal dan mencekiknya selama kurang lebih 30 menit sampai korban tidak bergerak dan diperkirakan tersangka korban sudah meninggal.

Dijelaskan Kapolsek Agus Wahidin, pelaku sudah punya istri. Hubungannya dengan korban belum menikah, tetapi sudah bersama selama setahun mengontrak kamar kos di TKP. Tersangka dengan korban juga pernah ngontrak sebuah kamar di Gang H. Syukur Sayati selama satu bulan.

Awal kejadian pembunuhan itu, pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2010 sekitar pukul 11.30 Wib tersangka tiba di kamar kontrakan sepulang mencari pekerjaan dan ia tidur. Saat itu korban belum pulang.

Sekitar pukul 18.30 WIB korban pulang dari tempat kerja dan menanyakan kepada tersangka tentang hasil dari mencari kerja. Tersangka menjawab belum dapat. Korban sempat marah, selanjutnya mereka keluar kontrakan untuk mengisi galon.

Mereka kemudian ke kamar kontrakan lagi. Pukul 19.30 Wib korban mengajak tersangka ke luar kontrakan unruk membeli makanan. Sekitar pukul 23.30 Wib korban berbicara lagi kepad pelaku agar mencari pekerjaan lagi besok sambil mengatakan kepada tersangka.

“Laki-laki tidak berguna, masa yang cari uang perempuan !?”

Kata-kata itu membuat pelaku tersinggung dan marah, dan korban pun dihabisi. Setelah korban tewas, pukul 00.30 Wib Kamis (28/5/2020) tersangka mengambil dompet milik korban dan mengeluarkan isinya, diantaranya KTP milik mantan suami kedua korban, kemudian tersangka menyimpan di atas meja dengan tujuan mengalihkan alibi seolah-olah yang melakukan pembunuhan itu bukan tersanga.

Setelah itu tersangka juga mengambil barang yang lainnya milik korban, diantaranya kalung emas, cincin, hp, uang Rp 200 ribu serta yang lainnya. Kemudin tersangka mengunci gembok pintu kamar serra membawa speda motor korban kabur ke orang tuanya di Tanjungsari Sumedang. Semua barang yang dibawa pelaku jadi barang bukti selain bantal, tas dan yang lainnya, beber Kapolsek.

Atas perbuatan tersangka dapat dikenakan pasal 338 dan atau pasal 365 (3) KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, pungkas Agus usai gelar perkara di Polsek Margahayu, Selasa (9/6/2020). (TMPG)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini