17.5 C
Garut
Sabtu, Juli 13, 2024

Pangdam III/Siliwangi Ajak Warga Awasi dan Laporkan Perilaku Industri Yang Langgar Aturan

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , CIMAHI – Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi dalam kunjungannya di sektor 21 Satgas Citarum Harum mengatakan, program Citarum Harum saat ini sudah membuahkan hasil positif pada perbaikan kondisi DAS Citarum.

Menurut Pangdam, saat ini progres perbaikan DAS Citarum melalui program Citarum Harum sudah berada di atas 25 persen, dan akan terus ditingkatkan setelah pandemi Covid-19 yang menghambat pelaksanaan program tersebut.

“Untuk program Citarum harum sampai saat ini terus berjalan. Berdasarkan laporan dari Satgas, progresnya sudah di atas 25 persen,” ungkap Nugroho saat ditemui usai kegiatan pengecekan Posko Satgas Citarum Harum Sektor 21 Cimahi, Rabu (17/06/2020).

Indikator peningkatan progres dari program Citarum Harum terlihat dari kualitas air di sungai terpanjang di Jawa Barat itu semakin membaik. Limbah industri dan rumah tangga yang masuk ke Citarum sudah semakin berkurang.

Keterangan : Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi dalam kunjungannya di sektor 21 Satgas Citarum Harum.

“Saat ini kualitas airnya sudah cukup bagus, dengan BIOS 44, atau cairan kimia yang dikembangkan di Satgas Citarum Harum. Mudah-mudahan terus meningkat kualitasnya,” kata Pangdam.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum, terdapat 77.037 hektare lahan kritis di DAS Citarum hulu. Dari luas tersebut, 61.681 hektare lahan kritis milik masyarakat.

Setelah acara tersebut, Pangdam III/Slw melaksanakan penanaman pohon di areal pembibitan Sektor 21 Citarum Harum.

Pangdam berharap semua stakeholder terkait dapat bekerja sama  dengan Satgas Citarum Harum, demi mewujudkan Sungai Citarum yang bersih.

Disampaikan Pangdam, karena daerah Cimahi itu industrinya cukup banyak, dan sebelumnya jadi sorotan sebagai kontributor kerusakan Sungai Citarum. Tapi, kita terus edukasi industri biar mengelola limbah dengan lebih baik,” terang Pangdam III Siliwangi.

Pihaknya terus melakukan pengawasan dan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cimahi. Selain itu, Pangdam mengajak warga sekitar mengawasi perilaku industri yang melanggar aturan, dan melaporkannya ke pihak berwenang.

“Kalau mengandalkan Satgas Citarum dan DLH saja tidak cukup karena tidak selalu standby, makanya kami mengajak masyarakat juga melakukan pengawasan. Sekaligus mengedukasi mereka biar tidak melakukan pelanggaran serupa dengan industri,” pungkas Pangdam. (Pendam III/Slw). (Tadz)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini