29.8 C
Garut
Minggu, Juli 21, 2024

Seorang Siswa SMA Di Cikalongkulon Babak Belur Dikeroyok

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO, Cianjur – Seorang siswa SMA di Cikalongkulon berinisial MAA babak belur dikeroyok beberapa orang oknum siswa salah satu SMK Negeri di Kabupaten Cianjur. Dari peristiwa itu pihak orang tua siswa korban ataupun pelaku mencoba melakukan mediasi yang difasilitasi oleh pihak sekolah, namun gagal sehingga akhirnya orang tua MAA yang menjadi korban melaporkan pengeroyokan tersebut ke Polres Cianjur.

Informasi yang dihimpun dejurnal.com serta dari laporan korban ke polisi menyebutkan bahwa kejadian pengeroyokan terjadi pada hari Selasa 28 Oktober 2019 Pukul 16.00 di Kp. Pasirleutik Desa Lembahsari Kecamatan Cikalongkulon.

Lebih lanjut, dalam laporan bernomor STB/B/436/XI/2019/JBR/RES CJR tersebut disebutkan bahwa pengeroyokan dilakukan orang berinisial DM dan kawan-kawan terhadap MAA, dengan cara melakukan pemukulan terhadap korban MAA menggunakan tangan kosong dan batang pohon singkong hingga mengenai mata, tepatnya sebelah kiri bengkak, hidung mengeluarkan darah, telinga kanan dan kepala memar serta badan dan punggung mengalami luka.

Orang tua MAA, Wildan Gumilar sebagai pelapor mengatakan kepada dejurnal.com bahwa dirinya melaporkan peristiwa pengeroyokan ini ke Polres Cianjur dikarenakan tidak ada niatan baik dari para pelaku ataupun orangtunya.

“Setelah tahu anak saya dianiaya, saya ke sekolah anak untuk melaporkan kejadian pengeroyokan yang terjadi pada anak saya,” ujarnya, saat ditemui pasca melakukan pelaporan ke Mapolres Cianjur, Kamis (31/10/2019)

Kemudian, lanjut Wildan, sekolah memfasilitasi untuk mediasi agar persoalan selesai dengan kekeluargaan namun tidak menemukan temu.

“Bahkan untuk menengok kondisi anak saya yang jadi korban pengeroyokan pun, para orang tua pelaku tidak ada datang sama sekali,” sesalnya.

Menurut Wildan, jika orang tua pelaku pengeroyokan mau saja datang baik-baik, kita juga tak akan melaporkan hal ini ke pihak polisi. Namun karena memang tidak ada itikad baik sama sekali pada akhirnya dilaporkan.

“Anak saya juga harus mendapatkan keadilan karena babak belur dikeroyok dan tak bisa berangkat ke sekolah,” pungkasnya.***Ben/Man

Lihat videonya :

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Warta Terkini