Dejurnal.com, Bandung – Sebanyak 500 peserta dari 48 paguron pencak silat se -Jawa Barat mengikuti Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung selama 3 hari, 14,15,16 Februari 2025.
Ketua Panitia Pelaksana Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati, Ajat D Imansyah mengatakan, tujuan diadakan acara tersebut sebagai ajang silaturahmi setelah lama pasanggiri tersebut tidak dilaksanakan .
“Tahun 2012 pertama kali dilaksanakan Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati, dan baru kali ini dilaksanakan kembali. Sebagai ajang silaturahmi dan untuk mengetahui sejauh mana animo masyarakat terhadap pecinta silat. Ternyata masih banyak masyarakat yang mencintai pencak silat, khususnya fans Darma Saputra,” katanya di sela pembukaan Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati, Jum’at (14/2/2025).
Katagori yang dipasanggirikan sebut Ajat, yang merupakan putra Darma Saputra yakni: Ibing Tunggal anak,remaja dewas, Ibing Rampak anak, remaja dan dewasa, dan Ijen anak remaja dan dewasa
Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati dibuka oleh Camat Katapang, Rahmat Hidayat. Acara pembukaan dihadiri Kapolsek Katapang, Ketua DPD PPSI Kabupaten Bandung, Ketua DPC PPSI Katapang dan undangan lainnya.
Rahmat Hidayat mengapresiasi acara Pasanggiri Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati sebagai ajang silaturahmi dan melestarikan budaya Sunda. Ia berharap kepada para peserta agar tidak menjadikan ajang ini sebagai tujuan menjadi juara, tetapi sebagai sikaturahmi.
Mewakili Ketua PPSI DPC Katapang Deden Kandi, Toni Bray mengapresiasi kegiatan Pasanggiri Pencak Silat Darma Saputra Jawara Wibawa Sajati. Kegiatan ini sebagai silaturahmi sesama paguron pencak silat se Jawa Barat.
Toni Bray mengaku merasa bangga karena ternyata animo masyarakat begitu besar terhadap Pasanggiri. Selain itu, di Kecamatan ada sekitar 30 paguron pencak silat menjadi ciri masyarakat masih mencintai pencak silat sebagai warisan budaya Sunda.* Sopandi