WartaSatu.co– Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh DPD KNPI Jawa Barat dan menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang membawa semangat perubahan lebih solid, inklusif, dan berorientasi pada kerja nyata, bukan sekadar formalitas.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni tersimpan harapan besar agar KNPI Garut benar-benar hadir sebagai rumah bersama bagi pemuda dari berbagai latar belakang organisasi, gagasan, dan generasi.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut terpilih, Agil Sahrizal, menyampaikan rasa syukur sekaligus optimisme atas amanah yang kini diembannya. Menurutnya, pelantikan hanyalah langkah awal, sementara tantangan sesungguhnya justru dimulai setelahnya.
“Alhamdulillah, hari ini DPD KNPI Kabupaten Garut resmi dilantik. Setelah ini, kami tidak ingin berhenti di seremoni. Agenda terdekat adalah orientasi kepengurusan, dilanjutkan dengan rapat kerja untuk membahas dan menetapkan program-program ke depan,” ujar Agil.
Agil menegaskan bahwa konsolidasi internal menjadi prioritas utama. KNPI Garut ingin memastikan seluruh pengurus memiliki satu visi, satu arah, dan siap bergerak bersama tidak hanya aktif di atas kertas, tetapi juga berdampak nyata di lapangan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah program unggulan sebenarnya telah disiapkan sejak awal. Namun demikian, seluruh program tersebut tetap akan dibahas kembali secara kolektif.
“Program memang sudah kami rancang, tetapi akan kami bahas ulang dalam rapat kerja. Tujuannya agar program ini benar-benar menjadi agenda bersama, bukan agenda pribadi siapa pun,” jelasnya.Bagi Agil, musyawarah adalah kunci. Program KNPI harus lahir dari kebutuhan riil pemuda Garut, bukan sekadar formalitas tahunan.
kepengurusan KNPI Garut periode ini adalah komposisinya yang sangat inklusif. Agil terpilih secara aklamasi dan memastikan aspirasi berbagai elemen terakomodasi secara optimal mulai dari Organisasi Kepemudaan (OKP), Pengurus Kecamatan (PK), hingga para senior KNPI.
“Hampir 100 persen rekomendasi dari OKP dan PK berhasil kami akomodasi. Ini bukti bahwa KNPI Garut hari ini tidak eksklusif. Kami merangkul yang lama dan memberi ruang bagi yang baru,” ungkap Agil.
Dengan komposisi tersebut, KNPI Garut diharapkan menjadi wadah yang nyaman bagi pemuda lintas generasi baik yang berpengalaman maupun yang membawa ide-ide segar.
Proses Panjang Demi Hasil Berkualitas
Pelantikan KNPI Garut memang memakan waktu cukup panjang, hampir dua bulan sejak proses awal. Namun menurut Agil, hal tersebut justru mencerminkan keseriusan dalam membangun kepengurusan yang benar-benar siap bekerja.
“Kami tidak ingin asal mencantumkan nama. Seluruh pengurus melalui proses penjaringan, penyaringan, hingga penilaian kapasitas. Ada format isian, rapat formatur, dan tahapan lain yang kami jalani secara serius,” tegasnya.
Dari proses tersebut, terbentuk susunan pengurus yang dinilai solid dan kompeten.Di antaranya,Okky Caressa Ginanjarr dipercaya sebagai Sekretaris dan Rendy Destra Apriliando sebagai Bendahara, serta didukung para koordinator bidang yang telah melalui seleksi ketat.
Menanggapi isu dualisme KNPI yang sempat beredar, Agil dengan tegas membantahnya. Ia menilai isu tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai fakta.
” Soal dualisme, saya justru baru mendengarnya belakangan. Faktanya, Musda KNPI Garut dihadiri oleh 138 OKP, 42 kecamatan, serta unsur Forkopimda. Ini sudah sangat jelas menunjukkan legalitas dan legitimasi KNPI Garut,” pungkasnya.
Menurutnya, energi pemuda seharusnya tidak dihabiskan untuk konflik internal, melainkan difokuskan pada kontribusi nyata bagi daerah.
Dengan kepengurusan baru yang solid, inklusif, dan memiliki legitimasi kuat, KNPI Kabupaten Garut optimistis dapat menjadi motor penggerak pemuda yang aktif dan progresif. KNPI tidak ingin sekadar menjadi organisasi simbolik, melainkan ruang kolaborasi, pengembangan kapasitas, dan aksi nyata.
KNPI Garut menatap masa depan dengan satu tujuan besar: berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah serta mewujudkan Garut yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing menuju Garut Hebat.(Wan)
