18.6 C
Garut
Senin, Juli 22, 2024

IPM Garut Ranking 25 dari 27, HMI : Lebih Baik Pak Bupati Mundur

Jangan Lewatkan

WARTASATU.CO , GARUT – Indeks pembangunan manusia (IPM) merupakan indikator pembangunan setiap wilayah ataupun daerah, baik itu di tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Karena menyangkut aspek-aspek yang fundamental dalam kehidupan manusia yaitu aspek, pendidikan, kesehatan dan daya beli.

Kabupaten Garut merupakan daerah atau kabupaten/kota yang mempunyai wilayah luas dan masyakarat yang banyak di Jawa Barat.

Dari 27 kabupaten/kota yang ada di provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut merupakan daerah yang semestinya memiliki SDM dan SDA yang unggul karena letaknya yang begitu strategis.

Namun, nyatanya indeks pembangunan di Kabupaten Garut kini dalam posisi terpuruk dan tercatat menduduki peringkat ke 25 dari 27 kabupaten/kota yang berada di provinsi Jawa Barat.

Di kutip dari media online, bahwa bupati merasa frustasi dengan pejabat yang ada di Kabupaten Garut, akibat dari tidak naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten garut.

Menanggapi pristiwa tersebut, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Garut, Rival Saeful Syamsiar memberikan tanggapannya.

Rival mengatakan, Bupati Garut H. Rudy Gunawan selaku Kepala Daerah yang notabene sebagai penanggung jawab dari semua SKPD yang ada di Kabupaten Garut.

“Tak usah bersandiwara, seharusnya muhasabah (introspeksi) diri dengan kejadian tersebut. Itu semua tidak terlepas dari peran bupati yang memilih bawahannya sebagai kepala dinas ataupun pejabat tinggi pertama,” ujar Rival.

“Kalau memang di anggap tidak bisa bekerja maka jangan asal-asalan memilihnya,” imbuhnya.

Maka, HMI Cabang Garut beranggapan bahwa kegagalan para pejabat tinggi pratama yang ada di Kabupaten Garut bermuara dari kegagalan Bupati Garut, ungkap Rival.

“Karena di duga hanya menunjuk orang sebagai balas jasa politik tanpa mementingkan kualitas, integritas dan orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing,” bebernya.

Lanjut dikatakan Rival, ada istilah kalau pekerjaan dilakukan bukan pada ahlinya maka tunggu kerusakannya dan ini sudah terjadi..

“Kalau kondisi IPM Kabupaten Garut seperti ini terus menerus dan tidak sesuai target, lebih baik Bapak Bupati mundur dari jabatannya. Tak usah saling menyalahkan dan marah marah,” tegasnya. (Ridwan)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Warta Terkini