WartaSatu.co–Menutup akhir tahun 2025 dengan aksi nyata, Pemerintah Desa Karangpawitan, Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Melalui program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra),pemerintah desa menyalurkan bantuan kepada 144 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu,31 Desember 2025, bertempat di Aula Desa Karangpawitan.
Penyaluran BLT Kesra ini bukan sekadar agenda rutin melainkan menjadi langkah strategis pemerintah desa dalam membantu warga yang masih menghadapi tekanan ekonomi dan sosial. Proses pencairan bantuan dilakukan secara langsung, transparan, dan tertib, berdasarkan data penerima yang telah melalui tahapan verifikasi dan validasi, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian kondisi ekonomi BLT Kesra diharapkan dapat menjadi penopang sementara bagi keluarga kurang mampu.Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, serta keperluan rumah tangga lainnya.
Kasi Kesejahteraan Desa Karangpawitan Siti Sintawati, menegaskan bahwa BLT Kesra tidak hanya dimaknai sebagai bantuan tunai semata tetapi juga harus dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab.Ia berharap bantuan yang diterima dapat diprioritaskan untuk kebutuhan yang paling mendesak. Fokus penggunaan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, terutama pangan dan kesehatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
Pemerintah Desa Karangpawitan juga menaruh harapan besar kepada para penerima manfaat agar bantuan ini dapat menjadi pemicu semangat untuk bangkit dan lebih mandiri.BLT Kesra diharapkan berfungsi sebagai penyangga sementara, bukan sebagai satu-satunya sumber penghidupan.Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga nilai gotong royong, solidaritas sosial,serta semangat kemandirian ekonomi di lingkungan masing-masing.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting agar program bantuan sosial tidak mematikan produktivitas masyarakat, melainkan justru menjadi dorongan untuk terus tumbuh dan berkembang.Untuk itu pemerintah desa turut memberikan imbauan edukatif, agar bantuan yang diterima dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi keluarga penerima.




